Kesibukan anak yang semakin padat di sekolah, di
universitas, di tempat kerja hingga kesibukannya bersama teman-teman barunya,
tidak jarang hal ini membuat mereka terasa jauh bahkan lupa dengan orang tua.
Dan situasi inilah yang beberapa waktu lalu dirasakan oleh seorang ayah,
sebutlah namanya Fayakhun Bakamla (bukan nama sebenarnya). Karena kesibukan
anak, juga jarak antara mereka yang semakin jauh, ayah ini mengeluhkan bahwa ia
tak pernah lagi bisa bicara dan bergurau bersama dengan sang anak.
Akun sosial media sang ayah bahkan telah diblokir oleh anak.
Setiap pria ini menelpon sang anak, anak tersebut selalu menolak panggilan
teleponnya. Saat pulang ke rumah di waktu liburan, pria tersebut mengatakan
bahwa sang anak lebih suka menghabiskan waktunya buat menonton TV, bermain game
dan menatap layar gadget.
Apa yang dilakukan sang anak telah membuat pria tersebut
sangat sedih. Sang istri pun juga mengaku merasakan kesedihan yang sama. Saking
sedihnya, ia pun memutuskan untuk membayar satu halaman penuh kolom iklan di
koran lokal dan menceritakan bagaimana dia dan sang anak hidup bahagia, saling
berdebat, saling menasehati dan bersenda gurau sebelumnya. Di koran tersebut,
pria paruh baya tersebut meminta sang anak untuk kembali bersikap seperti dulu.
"Ketika
aku mendekatimu, kamu menjauh dariku. Tidak tahukah kamu nak, kami sangat rindu
moment di mana kita bisa saling bercerita dan dekat seperti dulu. Air mata kami
selalu menetes ketika mendapati kamu lebih banyak diam, menatap layar komputer,
layar gadget atau duduk di sofa dan menonton TV."
"Kamu
telah berubah nak. Jika kami memiliki salah padamu, maafkan kami. Kamu telah
berubah, kamu telah mengabaikan ayah dan ibumu. Jangankan bicara, menatap mata
kami rasanya kamu tak pernah lagi melakukannya. Jadilah seperti dulu nak. Ayah
merindukanmu. Ayah ingin kita menjadi teman seperti dulu lagi. Ayah ingin agar
kita tak pernah seperti ini lagi. Ayah dan ibu sangat menyayangimu
nak."
Surat di koran
ini nampaknya telah membuat mata dan hati semua orang terbuka. Apa yang
diinginkan kepada sang anak setidaknya telah membuat semua anak di dunia
tersentuh dan menyadari bahwa sangat penting untuk menjaga kebahagiaan serta
perasaan orang tua.
Semoga pula,
kita semua bisa selalu menjadi anak yang menyayangi, mencintai serta menebar
kebahagiaan tulus buat orang tua di rumah. Sesibuk dan sejauh apapun kita dari
orang tua, jangan pernah lupa untuk senantiasa berkomunikasi dan menyempatkan
waktu untuk menjenguknya
https://www.vemale.com/relationship/keluarga/101956-rindu-kebersamaan-dengan-anak-yang-dilakukan-ayah-ini-bikin-haru.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar